Macam Macam operator yang ada dalam java

Operator  dalam java

Operator adalah simbol-simbol khusus yang digunakan untuk mengoperasikan suatu nilai data (operand)
Dalam pemrograman, operator berfungsi sebagai cara untuk mengoperasikan sesuatu. Contohnya adalah bila kita ingin menjumlahkan 2 buahbilangan maka operasi yang dibutuhkan adalah “+” . sama seperti pemograman lain, java juga menyediakan beberapa operator lain.

Java sendiri menyediakan kelompok operator yaitu :
1.       Operator arimatika.
Yaitu  digunakan untuk melakukan operasi aritmatika.
Nama
Simbol
Penjumlahan
+
Pengurangan
-
Perkalian
*
Pembagian
/
Sisa Bagi
%

Contoh program
class Arithmatic { 
public static void main(String[] args) { 
int a = 20;  // deklarasi variabel a
int b = 10;  // deklarasi variabel b
System.out.println("Arithmatic Operator");
System.out.println("nilai dari a adalah : "+a); 
System.out.println("nilai dari b adalah : "+b); 
System.out.println("hasil a + b = " +(a + b)); // operasi penjumlahan  
System.out.println("hasil dari a -b = " +(a -b));  // operasi pengurangan
System.out.println("hasil dari a / b = " +(a / b));  // operasi pembagian
System.out.println("hasil dari a * b = " +(a * b));  // operasi perkalian
System.out.println("hasil dari a % b = " +(a % b));  // operasi sisa bagi
}



2.       Operator penugasan.
Operator penugasan (Assignment Operator) fungsinya untuk meberikan tugas pada variabel tertentu. Biasanya untuk mengisi nilai.
Contoh : a = 5;   
               B = “huruf”:
Maksud dari variabel a adalah memiliki “tugas” untuk menyimpan angka 5. Begitu juga variabel B bermakna menyimpan kata “huruf”.
           
Nama Operator
Sombol
Pengisian Nilai
=
Pengisian dan Penambahan
+=
Pengisian dan Pengurangan
-=
Pengisian dan Perkalian
*=
Pengisian dan Pembagian
/=
Pengisian dan Sisa bagi
%=
            Contooh program
        public class OperatorPenugasan {

    public static void main(String[] args) {
        //deklarasi variabel
        int a;
        int b;

      
        a = 5;
        b = 10;

        // penambahan
        b += a;
        // sekarang b = 15
        System.out.println("Penambahan : " + b);

        // pengurangan
        b -= a;
        // sekarang b = 10 (karena 15-5)
        System.out.println("Pengurangan : " + b);

        // perkalian
        b *= a;
        // sekarang b = 50 (karena 10*5)
        System.out.println("Perkalian : " + b);

        // Pembagian
        b /= a;
        // sekarang b=10
        System.out.println("Pembagian : " + b);

        // Sisa bagi
        b %= a;
        // sekarang b=0
        System.out.println("Sisa Bagi: " + b);

    }

}


3.       Operator pembanding.
Operator pembanding atau juga disebut operasi relasi adalah operator yang digunakan untuk membandingkan 2 buah nilai, yang biasanya digunakan pada boolean(true/false).
Contoh : boolean x = 10 > 9;
                 Maka bolean x akan menghasilkan nilai false karena 5 lebih besar dari 9.
Nama
Simbol
Lebih Besar
> 
Lebih Kecil
< 
Sama Dengan
==
Tidak Sama dengan
!=
Lebih Besar Sama dengan
>=
Lebih Kecil Sama dengan
<=

        public class OperatorPembanding {
 
    public static void main(String[] args) {
        int nilaiA = 12;
        int nilaiB = 4;
        boolean hasil;
 
        // apakah A lebih besar dari B?
        hasil = nilaiA > nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
        // apakah A lebih kecil dari B?
        hasil = nilaiA < nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
        // apakah A lebih besar samadengan B?
        hasil = nilaiA >= nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
        // apakah A lebih kecil samadengan B?
        hasil = nilaiA <= nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
        // apakah nilai A sama dengan B?
        hasil = nilaiA == nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
        // apakah nilai A tidak samadengan B?
        hasil = nilaiA != nilaiB;
        System.out.println(hasil);
 
    }
 
}

4.       Operator logika.
Sama seperti operator relasi, Operator ini juga digunakan untuk ekspresi logika yang menghasilkan nilai boolean.
Nama
Simbol di Java
Logika AND
&&
Logika OR
||
Negasi/kebalikan
!
Contoh :
 a = true;
b = true;
a && b = true;
contoh lain:
A
b
a | | b
a && b
True
true
true
true
True
false
true
false
False
true
true
false
False
false
false
false
Contoh program :
class Logic{
         public static void main(String[] args) {
         boolean _true = true;
         boolean _false = false;
          
         System.out.println("Relation with OR (||)"); 
         System.out.println("_true || _true : " +(_true||_true));
         System.out.println("_true || _false : " +(_true||_false)); 
         System.out.println("_false || _true : " +(_false||_true));
         System.out.println("_false || _false : " +(_false||_false));
          
         System.out.println("Relation with AND (&&)"); 
         System.out.println("_true && _true : " +(_true&&_true));
         System.out.println("_true && _false : " +(_true&&_false));
         System.out.println("_false && _true : " +(_false&&_true));
         System.out.println("_false && _false : " +(_false&&_false));
         System.out.println("Relation with NOT (!)"); 
         System.out.println("inverse of (NOT) _true is: " +!_true); } }
              
5.       Operator btwise.
Operator bitwise merupkan operator yang digunakan untuk operasi bit (biner). Operator ini juga sebenarnya mirip dengan operator logika. Hanya bedanya ini menggunakan bit untuk menghitungnya
Contoh :
A = 5;
B = 4;
Maka akan dikonversi terlebih dahulu menjadi binner yang hasilnya adalah
A = 0101;
B = 0100;
A & B = 0100;





Nama
Simbol di Java
AND
&
OR
|
XOR
^
Negasi/kebalikan
~
Left Shift
<< 
Right Shift
>> 
Left Shift (unsigned)
<<< 
Right Shift (unsigned)
>>> 
Contoh program :
public class OperatorBitwise {
 
    public static void main(String[] args) {
        int a = 60;    /* 60 = 0011 1100 */
        int b = 13;    /* 13 = 0000 1101 */
        int c = 0;
 
        c = a & b;       /* 12 = 0000 1100 */
        System.out.println("a & b = " + c);
 
        c = a | b;       /* 61 = 0011 1101 */
        System.out.println("a | b = " + c);
 
        c = a ^ b;       /* 49 = 0011 0001 */
        System.out.println("a ^ b = " + c);
 
        c = ~a;          /*-61 = 1100 0011 */
        System.out.println("~a = " + c);
 
        c = a << 2;     /* 240 = 1111 0000 */
        System.out.println("a << 2 = " + c);
 
        c = a >> 2;     /* 215 = 1111 */
        System.out.println("a >> 2  = " + c);
 
        c = a >>> 2;     /* 215 = 0000 1111 */
        System.out.println("a >>> 2 = " + c);
    }
 
}

6.      Operator Increment dan Decrement

Operator Increment dan Decrement digunakan untuk menaikan atau menurunkan suatu nilai integer (bilangan bulat) sebanyak satu satuan, dan hanya dapat digunakan pada variabel. Ada dua versi operator increment maupun decrement, yaitu prefix dan postfix. Prefix berarti operator digunakan sebelum variabel atau ekspresi, dan postfix berarti operator digunakan sesudahnya. Penjelasan selengkapnya yaitu:

Operator
Use
Description
++
++a
Increasing the value of  a by 1 after operasion is doing in a
a++
Increasing the value of  a by 1 before operasion is doing in a
--
a--
Decreasing the value of  a by 1 after operasion is doing in a
--a
Decreasing the value of  a by 1 before operasion is doing in a

class IncrementDecrement{
             public static void main (String[] args){
             int i = 1;
             System.out.println("i : " + i);
             System.out.println("++i : " + ++i);
             System.out.println("i++ : " + i++);
             System.out.println("i : " + i);
             System.out.println("--i : " + --i);
             System.out.println("i--: " + i--);
             System.out.println("i : " + i);
      } 


}
Macam Macam operator yang ada dalam java Macam Macam operator yang ada dalam java Reviewed by andri aditya on December 04, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.